D3 Labs Meramalkan Lonjakan Adopsi Blockchain di Asia Tenggara

Published 6 months ago on August 24, 2023

by Rina Kurniawan

Salah satu pendiri D3 Labs bicara tentang meningkatnya Asia Tenggara dalam inovasi blockchain di Connected Capital Bali 2023.

Dunia tengah menyaksikan perkembangan pesat teknologi blockchain yang terkenal akan keunggulan transparansi, tingkat keamanan yang tinggi, dan efisiensi luar biasanya. Kawasan Asia Tenggara, dengan keragaman latar belakang ekonomi dan budayanya, semakin menjadi pusat dari revolusi teknologi ini. Indonesia, sebagai salah satu ekonomi paling dinamis di wilayah Asia Tenggara, telah mengambil langkah-langkah penting dalam adopsi dan integrasi teknologi blockchain ke berbagai sektor.

D3 Labs, sebuah startup yang menjadi pelopor dalam teknologi blockchain, baru-baru ini mengungkapkan temuan yang menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam adopsi teknologi blockchain oleh pelaku bisnis di seluruh Asia Tenggara. Menurut laporan yang menarik dari White Star Capital, kawasan ini saat ini memiliki lebih dari 600 perusahaan yang aktif di bidang kripto atau blockchain, dengan nilai investasi yang hampir mencapai US$ 1 miliar hanya pada tahun 2022.

Tidak hanya itu, Asia Tenggara juga mencatatkan angka adopsi kripto yang mengesankan, mencapai rata-rata 3,56% pada tahun 2021. Singapura, sebagai salah satu pemimpin dalam hal ini, mencatatkan tingkat adopsi yang paling tinggi, di mana sekitar 10% dari populasi negara tersebut telah terlibat dalam dunia kripto.

Asia Tenggara: Memimpin Gelombang Blockchain

Asia Tenggara tengah melaju dengan cepat untuk memainkan peran kunci dalam teknologi blockchain. Dengan populasi yang besar dan ekonomi digital yang berkembang pesat, kawasan ini memiliki potensi luar biasa untuk menjadi pemimpin dalam adopsi blockchain. Inisiatif terbaru dari pemerintah di Asia Tenggara untuk menciptakan lingkungan yang mendukung inovasi digital, ditambah dengan semangat yang tumbuh di kalangan pengusaha lokal terhadap platform terdesentralisasi, bersama-sama membuka pintu bagi pertumbuhan teknologi blockchain di wilayah ini.

Pada Connected Capital Bali Summit 2023 yang berfokus pada “Asia Tenggara yang Bangkit – Peran Utama dalam Bisnis dan Inovasi,” Tigran Adiwirya, Pendiri dan Co-CEO D3 Labs, berbagi keyakinannya terhadap prospek Asia Tenggara, dengan menekankan pentingnya Indonesia. 

“Asia Tenggara memiliki semua elemen penting untuk menjadi pemimpin global dalam teknologi blockchain,” kata Tigran di Connected Capital Bali Summit 2023 pada 23 Agustus 2023. “Indonesia, sebagai salah satu negara terbesar di kawasan ini, memiliki potensi luar biasa untuk menggerakkan inovasi blockchain dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.”

Tigran Adiwirya juga menyoroti kerjasama erat antara D3 Labs dan pemerintah serta bisnis lokal di Indonesia. “Kami berkomitmen untuk berkolaborasi dengan pemangku kepentingan di Indonesia untuk menciptakan ekosistem yang mendukung pengembangan teknologi blockchain dan mengoptimalkan manfaatnya bagi masyarakat dan industri di seluruh negara ini,” tandasnya.

“Hubungan mendalam kami dengan kawasan ini, terutama Indonesia, meningkatkan kemampuan kami untuk memanfaatkan peluang besar yang ada di sini,” kata Tigran.

Ketika diminta pendapatnya tentang sejauh mana adopsi blockchain dan kripto telah berkembang, Tigran menjelaskan, “Sebelum mendirikan D3, saya dan rekan saya telah aktif dalam pasar ritel kripto dan meraih keberhasilan. Hari ini, Indonesia dengan bangga memiliki 17,6 juta pengguna terdaftar di dalamnya. Namun, dalam dunia perusahaan, membangun infrastruktur yang solid menjadi sangat penting.”

Pentingnya Indonesia dalam ekosistem blockchain Asia Tenggara semakin diperkuat oleh fakta bahwa negara ini bukan hanya menjadi pusat adopsi teknologi blockchain, tetapi juga menjadi lokasi bagi berbagai inisiatif dan proyek inovatif yang berkaitan dengan blockchain dan kripto. Dengan dukungan dari para pemimpin industri seperti D3 Labs, Asia Tenggara semakin siap untuk memainkan peran utama dalam masa depan teknologi blockchain dan inovasi global.

Dengan fokus pada penyediaan infrastruktur ini, D3 Labs telah menemukan tempatnya. “Kami menyediakan lapisan infrastruktur bagi klien kami, membentuk sistem modular berbasis API. Bayangkan ini sebagai ‘permainan Lego,’ yang dirancang dengan cermat untuk dapat disinkronkan dengan modul non-blockchain atau sistem tradisional mereka,” jelas Tigran.

Menghadapi Tantangan dan Maju ke Depan

Meskipun adopsi teknologi blockchain memiliki manfaat yang jelas, tidak bisa dihindari bahwa terdapat sejumlah tantangan yang perlu diatasi. Tigran secara terbuka membahas beberapa hambatan potensial, termasuk kompleksitas regulasi, masalah skalabilitas, dan kebutuhan akan tenaga kerja yang terampil. Namun, ia menegaskan komitmen D3 Labs untuk mengatasi hambatan-hambatan ini, dengan tujuan memastikan integrasi teknologi ini berjalan dengan lancar dalam dunia bisnis.

“Tujuan kami adalah lebih dari sekadar impian. Kami hadir di sini untuk menerjemahkan visi dan misi mengenai blockchain menjadi strategi yang dapat diimplementasikan, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan unik pasar Asia Tenggara,” kata Tigran.

Dengan kerja sama yang erat bersama para pemangku kepentingan industri, D3 Labs tengah berusaha keras untuk memahami dan mengatasi tantangan yang spesifik untuk setiap klien mereka. Visi mereka yang lebih luas adalah untuk meningkatkan efisiensi dalam transfer nilai di dalam ekosistem keuangan, dengan harapan dapat mengurangi ketidakefisienan dalam sistem yang ada.

Dengan pandangan optimisnya, Tigran menyatakan, “Bayangkanlah dunia di mana integrasi blockchain ke dalam perusahaan bukanlah hal yang luar biasa, melainkan praktik standar. Asia Tenggara berada di garis depan perjalanan transformasional ini dengan ekonomi digitalnya yang kuat.”

Tigran Adiwirya tidak sendirian dalam Connected Capital Bali Summit 2023 ini, ia ditemani oleh panelis lainnya seperti Wayne Thompson dari The Funding & Buyamia, Woochan Lee dari Mammoth Foundation, dan Bruno Calabretta, pendiri ICP & Disruptive, yang semuanya memberikan wawasan berharga mengenai lanskap bisnis dan inovasi yang sedang berkembang di Asia Tenggara.

Latest