Solusi D3 Labs Mengatasi Tantangan dalam Pelacakan Komoditas

Published 4 months ago on November 04, 2023

by Rina Kurniawan

Solusi D3 Labs Mengatasi Tantangan dalam Pelacakan Komoditas

Dalam industri komoditas global, melacak perjalanan produk dari sumbernya hingga tujuan akhir merupakan tugas yang kompleks, terutama ketika menangani produk pertanian dan akuakultur. Tantangan ini lebih menonjol di negara-negara berkembang dengan regulasi yang lebih sedikit. Namun, solusi inovatif mulai muncul untuk mengatasi kesenjangan ini dan meningkatkan ketelusuran.

Chung Ying (CY), Co-CEO D3 Labs, mencerahkan bagaimana solusi blockchain D3 Labs merevolusi ketelusuran komoditas, terutama dalam konteks pertanian dan akuakultur.

Permasalahan Ketelusuran Komoditas

Selama bertahun-tahun, melacak asal usul dan perjalanan produk pertanian seperti kopi, kakao, atau produk akuakultur seperti ikan merupakan tugas yang sulit. Negara-negara kurang berkembang seringkali tidak memiliki kerangka regulasi dan infrastruktur yang diperlukan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam rantai pasokan. Hal ini mengakibatkan kurangnya visibilitas yang signifikan, sehingga sulit bagi produsen, pedagang grosir, dan konsumen akhir untuk mengatasi isu-isu penting terkait keberlanjutan lingkungan, kondisi tenaga kerja, penipuan, dan otentisitas sumber.

CY menekankan, “Tantangan-tantangan ini memiliki dampak yang luas, terutama ketika produk-produk ini akan dijual di pasar yang lebih teratur dengan aturan yang ketat seputar keberlanjutan dan otentisitas. Bukti asal usul menjadi sangat penting untuk memastikan transaksi yang sukses.”

Baca Juga: Membuka Jalur Baru dalam Pelacakan Komoditas: Fitur Tak Terduga D3 Labs

Solusi D3 Labs

D3 Labs telah memanfaatkan kekuatan teknologi blockchain untuk mengatasi tantangan-tantangan ini. Solusi inovatif mereka berfokus pada mendukung bukti asal usul, yang memungkinkan asal-usul komoditas dicatat dengan cara yang tidak dapat diubah dan dapat diaudit. Bukti dan visibilitas ini meluas sepanjang siklus hidup komoditas, menciptakan jejak transparan yang melacak kapan dan bagaimana produk diangkut dari asal ke tujuan.

Teknologi blockchain, seperti yang diungkapkan oleh CY, adalah inti dari proses transformasi ini. Teknologi ini mengatasi beberapa tantangan utama:

  1. Ledger Terdesentralisasi untuk Berbagi Data Terpercaya: Blockchain D3 Labs menawarkan ledger terdesentralisasi yang memungkinkan berbagi data yang terpercaya di antara berbagai pihak yang terlibat dalam ekosistem rantai pasokan. Langkah membangun kepercayaan ini meluas dari pemasok hingga produsen, distributor, pengecer, dan bahkan penyedia logistik. “Ini membangun kepercayaan, karena pihak-pihak di hulu seperti konsumen akhir sekarang dapat mengakses informasi yang sama dengan pihak-pihak di hulu, bahkan jika mereka tidak memiliki interaksi langsung satu sama lain,” jelas CY.
  2. Berbagi Data secara Real-Time: Blockchain menyediakan ledger bersama yang memungkinkan akses secara real-time ke data yang sama di seluruh pihak dalam ekosistem rantai pasokan. Ini menciptakan visibilitas yang belum pernah terjadi sebelumnya karena informasi dibagikan di seluruh jaringan secara real-time kepada pihak yang memerlukan akses ke informasi tersebut.
  3. Rekaman yang Tidak Dapat Diubah untuk Meminimalisir Resiko: Tidak bisa diubahnya ledger berarti bahwa setiap perubahan yang dibuat pada informasi atau catatan meninggalkan jejak audit yang jelas. Hal ini secara dramatis mengurangi risiko perselisihan dan penipuan.
  4. Kontrak Pintar untuk Otomatisasi Keamanan: Kontrak pintar, bagian integral dari solusi D3 Labs, dapat secara otomatis memicu peristiwa yang telah ditentukan sebelumnya saat kondisi tertentu terpenuhi. Ini memfasilitasi pembaruan real-time otomatis tentang peristiwa dan informasi saat aset bergerak melalui rantai pasokan. Kontrak pintar ini dapat dipasangkan dengan perangkat IoT atau label RFID untuk visibilitas tambahan.

Studi Kasus

Untuk mengilustrasikan aplikasi praktis dari solusi mereka, CY menceritakan tentang salah satu proyek yang sedang mereka kerjakan. D3 Labs bekerja sama dengan perusahaan perikanan besar di Indonesia yang mengekspor pasokan ikan beku ke pasar luar negeri, termasuk AS, Tiongkok, dan Jepang. Mereka memanfaatkan teknologi blockchain untuk meningkatkan ketelusuran aset dengan mencatat dokumen perdagangan pada blockchain. Dokumen-dokumen ini menunjukkan kapan suatu kelompok ikan tertentu diperdagangkan antara berbagai pihak.

Selain itu, informasi pelacakan logistik diintegrasikan untuk menyelaraskan transaksi hukum dengan pergerakan aset yang mendasarinya. Informasi tentang sumber asli tangkapan ikan, begitu dicatat pada blockchain, tetap bersama kelompok ikan tersebut sepanjang rantai pasokan hingga mencapai vendor di hulu. Sifat yang tidak dapat diubah dari catatan-catatan ini memberikan bukti tak terbantah tentang asal usul dan rantai kepemilikan, menjawab pertanyaan seputar keberlanjutan ekonomi dan lingkungan.

Masa Depan Ketelusuran Komoditas

Saat kita mengakhiri percakapan kami, CY berbagi wawasan tentang masa depan ketelusuran aset dalam industri komoditas. “Teknologi blockchain semakin menjadi bagian dari arus utama. Regulasi pemerintah untuk transaksi lintas batas kemungkinan akan menjadi lebih kompleks. Pembiayaan aset semakin kompetitif. Mereka yang dapat menyediakan informasi penting dalam waktu sesingkat mungkin akan memiliki keunggulan kompetitif.”

Solusi berbasis blockchain D3 Labs menawarkan ketidakbisaan, transparansi, dan kemampuan pembiayaan yang ditingkatkan bagi peserta dalam rantai pasokan. Visi mereka selaras dengan industri yang menuntut transparansi dan akuntabilitas yang lebih besar dalam perjalanan komoditas, terutama dalam konteks negara-negara yang kurang berkembang. Saat sektor komoditas berkembang, D3 Labs siap menjadi kekuatan perintis dalam membentuk masa depan ketelusuran aset dan tata kelola.

Latest